• by admin dinsos1
  • Berita
  • 263

 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Ibu Indri Agus Velawati, S.E., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 13 November 2025 di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan.

Rakornas DTSEN 2025 mengusung tema “Statistik untuk Keadilan Sosial” yang menegaskan pentingnya data yang akurat, mutakhir, dan terpadu sebagai landasan dalam perumusan kebijakan dan pelaksanaan program-program kesejahteraan sosial di seluruh Indonesia. Melalui DTSEN, pemerintah berupaya memastikan setiap intervensi sosial dapat tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Sosial RI, Kepala Badan Pusat Statistik, serta para Kepala Dinas Sosial dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan arahan terkait strategi integrasi serta pemanfaatan DTSEN dalam pengelolaan program sosial di daerah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Ibu Indri Agus Velawati, menyampaikan bahwa partisipasi Grobogan dalam Rakornas ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional di bidang data kesejahteraan sosial.

“Dengan DTSEN, kami optimis pelayanan sosial di Kabupaten Grobogan akan semakin akurat, transparan, dan berkeadilan sesuai semangat Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025,” ujar beliau.

Melalui sinergi kuat antara Kementerian Sosial RI, BPS, dan pemerintah daerah, DTSEN diharapkan mampu menjadi fondasi satu data sosial ekonomi yang unggul dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Dinas Sosial Kabupaten Grobogan melalui Rumah Kreatif Grobogan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang kreatif dan berdaya saing melalui kegiatan Pelatihan Keterampilan bagi Anak Potensial. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya pemerintah daerah dalam menggali serta mengembangkan potensi anak-anak agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pelatihan yang diikuti oleh 20 peserta anak potensial ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Anak-anak mendapatkan pembinaan langsung dari instruktur Rumah Kreatif Grobogan yang berpengalaman di bidang keterampilan dan seni. Melalui berbagai kegiatan praktik dan pembelajaran interaktif, peserta diajak untuk menyalurkan minat dan bakat mereka dalam bidang keterampilan tangan, seni, dan kreativitas lainnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Grobogan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pembentukan karakter dan pengembangan diri bagi anak-anak sejak dini.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap anak-anak Grobogan dapat menemukan potensi terbaik dalam dirinya. Kreativitas dan keterampilan yang diasah sejak dini akan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk mandiri dan berkontribusi positif di masa depan,” ujarnya.

Pelatihan keterampilan ini juga merupakan bagian dari program pengembangan sosial yang diinisiasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Grobogan dalam mendukung tumbuh kembang anak potensial. Selain melatih kemampuan praktis, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, serta semangat bekerja sama di antara para peserta.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak Grobogan dapat terus termotivasi untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kemampuan diri mereka. Dinas Sosial Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mendorong pemberdayaan sosial dan pengembangan sumber daya manusia sejak usia dini.

Mari bersama kita dukung langkah kecil ini menuju masa depan yang lebih besar bagi anak-anak Grobogan — generasi yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

 

Hari ini, Tim Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Grobogan melaksanakan rangkaian asesmen dan pendampingan di beberapa wilayah Kabupaten Grobogan. Kegiatan dibagi menjadi tiga tim yang bergerak pada sasaran berbeda, sebagai bentuk respon cepat atas kondisi kerentanan sosial masyarakat.

Tim 1 melaksanakan asesmen bagi seorang lansia dengan disabilitas ganda di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung. Selain memberikan dukungan bantuan sembako, kasur, family kit, dan telasar, tim juga berkoordinasi dengan perangkat desa terkait pemutakhiran data dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Tak hanya itu, Dinas Sosial turut menggandeng Dinas Kesehatan agar dilakukan visit home untuk pengobatan jiwa oleh puskesmas setempat.

Sementara itu, Tim 2 melakukan asesmen terhadap lansia tunggal di Kelurahan Danyang. Pada kegiatan ini juga diberikan bantuan berupa sembako, kasur, family kit, dan telasar. Penerima manfaat telah terdata dalam DTSEN dan memperoleh program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Tim 3 melakukan pendampingan bersama UPT Kemensos Margolaras Pati di wilayah Kecamatan Pulokulon. Kegiatan difokuskan pada respon kasus satu keluarga penyandang disabilitas sensorik (tuna rungu–wicara). Empat anak perempuan dalam keluarga tersebut menerima bantuan alat bantu dengar, sedangkan orang tua memperoleh dukungan pemberdayaan sosial berupa sepasang kambing.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kabupaten Grobogan menegaskan komitmen dalam memberikan perlindungan, pelayanan, serta pemberdayaan sosial bagi lansia rentan dan penyandang disabilitas. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup serta mendorong keberfungsian sosial penerima manfaat di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Ibu Indri Agus Velawati, S.E., M.M., menerima kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Grobogan dalam rangka koordinasi percepatan re-aktivasi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang bersumber dari APBN, bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan.

Kegiatan koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan dalam memastikan keberlanjutan kepesertaan masyarakat kurang mampu dalam program jaminan kesehatan nasional. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak membahas berbagai langkah strategis untuk mempercepat proses validasi data dan re-aktivasi peserta PBI JK yang sempat mengalami nonaktif akibat pembaruan data kependudukan atau perubahan status sosial ekonomi.

Kepala Dinas Sosial, Ibu Indri Agus Velawati, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Dinas Sosial berkomitmen untuk terus mendukung percepatan re-aktivasi peserta agar masyarakat penerima manfaat tetap mendapatkan haknya atas pelayanan kesehatan. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan dan pemerintah desa dalam mempercepat proses validasi serta memastikan data PBI JK tetap akurat dan mutakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Grobogan menyambut baik langkah kolaboratif ini. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan masyarakat tidak kehilangan akses terhadap layanan kesehatan karena kendala administratif.

Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan proses re-aktivasi PBI JK (APBN) di Kabupaten Grobogan dapat berjalan lebih efektif, sehingga tidak ada masyarakat yang terganggu haknya untuk memperoleh jaminan kesehatan. Sinergi antara Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

 

Pada Selasa, 5 November 2025, Dinas Sosial Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sembako bagi lanjut usia (lansia) sebagai bentuk nyata kepedulian dan kehadiran negara dalam memastikan kesejahteraan masyarakat di usia senja.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada kelompok rentan, khususnya para lansia yang membutuhkan dukungan baik secara ekonomi maupun sosial.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Ibu Indri Agus Velawati, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan sembako ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan rasa aman dan kepedulian bagi masyarakat lanjut usia.
“Lansia merupakan bagian penting dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dan penghargaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan kebutuhan hidup sehari-hari serta memberikan semangat bagi para lansia agar tetap sehat dan bahagia di masa tua,” ungkap beliau.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako berisi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya. Selain sebagai bentuk dukungan material, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai solidaritas sosial dan gotong royong di tengah masyarakat Grobogan.

Dinas Sosial Kabupaten Grobogan terus berupaya mewujudkan pelayanan sosial yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak yang membutuhkan perlindungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kepedulian dan kebersamaan dapat terus tumbuh, sehingga kesejahteraan sosial masyarakat Grobogan dapat terwujud secara berkelanjutan

 

Menindaklanjuti laporan dari Pemerintah Desa Temurejo atas peristiwa kebakaran rumah milik Bapak Kuspriyanto pada Kamis malam, 6 November 2025 pukul 18.40 WIB, Dinas Sosial Kabupaten Grobogan melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Grobogan bergerak cepat memberikan dukungan tanggap darurat.

Pada Jumat pagi, 7 November 2025, bantuan awal telah disalurkan oleh Kampung Siaga Bencana (KSB) Trisari Kecamatan Gubug berupa kasur, tenda gulung, dan family kit untuk memenuhi kebutuhan dasar korban pascabencana.

Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Grobogan juga menyalurkan bantuan logistik tambahan yang meliputi:

  • Kasur dan selimut

  • Makanan anak berupa biskuit serta lauk pauk siap saji

  • Family kit dan kids ware

  • Paket sembako seperti beras, mie instan, minyak goreng, gula, sarden, dan kecap

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada korban dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Desa Temurejo agar pemulihan pasca musibah dapat segera dilakukan.

Langkah cepat ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam memberikan perlindungan serta dukungan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Top